Waditra dibangun (didirikan) oleh tiga perintis sekaligus pemilik saham yang disebut 3 Pilar Waditra yaitu Tine Mulyatini, Dadang Surahman, Arie Irawan.
Waditra dalam istilah bahasa Sunda yang berarti sebutan untuk alat–alat bunyi yang biasa dipergunakan sebagai alat musik tradisional, nama Waditra dipergunakan sebagai nama perusahaan sesuai dengan produk yang dibuat yaitu alat musik tradisional Sunda, Waditra memulai usaha dipertengahan tahun 2003, pada awalnya Waditra adalah usaha mikro yang bergerak di bidang kerajinan miniatur alat musik tradisional yang sifatnya satuan, namun seiring dengan perkembangan usaha dan permintaan dari berbagai kalangan maka pada awal tahun 2004 dibuatlah gebrakan baru, alat musik tradisional yang awalnya satuan menjadi seperangkat miniatur gamelan dengan detail menyerupai aslinya, miniatur gamelan ini dilengkapi dengan buku deskripsi yang berisi tentang isitilah dan sejarah. Ini merupakan salah satu upaya melestarian kesenian Jawa Barat agar masyarakat lebih mudah mengenal dan memahami alat – alat kesenian tradisional
download
Tidak ada komentar:
Posting Komentar